Rabu, 16 November 2016

Hallo, ku rindu.

Rabu, 09 November 2016

Jakarta


Itu adalah postingan bulek Sundari Hana di tumblrnya tentang Jakarta.

Kalau dipikir-pikir, mungkin, Jakarta memang bukan buat semua orang. Jakarta memang bukan tempat pulang bagi banyak orang. Jakarta tidak selalu dirindukan setiap orang. Jakarta tidak selalu dicintai orang-orang.

Asap polusinya. Macet jalannya. Panas teriknya. Keras hidupnya. Jauh senjangnya. Paginya sampai  malam, malamnya sampai pagi. Tempat orang menghidupkan harapan sekaligus berputus asa. Banyak yang 'terpaksa' ke Jakarta untuk bekerja, meninggalkan keluarga begitu jauh dan lama.

Jakarta, mungkin benar, memang bukan tempat untuk semua orang.


Tapi ada yang aneh dengan Jakarta. Selalu memanggil saya untuk pulang ke sana, kalau perlu, tidak kemana-mana lagi.

Kamis, 03 November 2016


Bungkusnya mungkin happy, tapi isinya bisa jadi lagi sedih :"(

Rabu, 02 November 2016

pangeran dan putri menikah, mereka hidup bahagia selama-lamanya

kalau kata Ustadz Salim A Fillah, pastinya yang kaya gitu kurang tepat. Yang benar itu,
"Pangeran dan putri menikah. Mereka kadang-kadang mendapat nikmat lalu bersyukur, kadang-kadang mendapat musibah lalu bersabar. Hidup taat lagi istiqomah, sampai wafat husnul khatimah."
barulah yang seperti ini hidup bahagia selama-lamanya, sampai akhirat, sampai surga. Karena ada juga yang yang langgeng sampai akhirat, tapi di neraka, yaitu Abu Lahab dan istrinya, Ummu Jamil.

Jumat, 28 Oktober 2016

Rabu, 26 Oktober 2016

I do not let people get in into my heart easily because i know, once i love them, i will be being selfish : i won't let them go.

Lemah

Semakin ke sini, saya semakin menyadari bahwa sering kali, saya mencintai sesuatu secara berlebihan. Begitu cinta sampai tidak ingin kehilangan. Sangat cinta hingga rela memberikan apa saja. Terlalu cinta sampai saya tidak ingin menjadi yang ditinggalkan. Tidak ingin ada yang berubah, tidak ingin ada yang berganti sedikit pun. Saya sangat cinta, hingga mungkin saya ingin menghilang ketika mereka menghilang. Mungkin karena ini saya benci dengan perpisahan.

Dan saya tahu itu tidak benar.

Ada jumpa pasti ada pisah. Begitu banyak orang datang dan pergi di kehidupan kita namun tidak banyak orang yang akan kita biarkan menetap di hati kita selamanya. Sebagian dari mereka yang menetap punya tempat spesial yang tidak mungkin tergantikan di dalam hidup. Bagi saya, mereka ini lah orang-orang yang saya cintai secara berlebihan. Orang-orang yang saya cintai bukan hanya sepenuh hati tapi dengan seluruh jiwa.

Mengetahui bahwa mereka baik-baik saja adalah sesuatu yang sangat penting bagi saya. Bahwa mereka sehat, bahwa mereka bahagia, bahwa mereka tidur dengan baik, bahwa mereka tetap mendirikan shalat dan tidak berputus asa dari kasih sayang Allah, bahwa mereka pun mengingat saya, adalah sesuatu yang sangat saya syukuri. Teramat sangat.

Teramat sangat.

Saya tahu bahwa mencintai sesuatu secara berlebihan terhadap sesuatu itu tidak benar. Orang tua, adik-adik, guru-guru, sahabat-sahabat, saya tahu saya terlalu mencintai mereka. Mungkin sebenarnya, tidak ada yang salah dengan terlalu cinta, selama kita tetap mengembalikan semuanya kepada Allah. Dengan sesadar-sadar kesadaran menyadari bahwa semua adalah milik Allah dan suatu saat pasti akan berpulang kepada Allah. Bahwa Allah berhak atas segala yang kita miliki saat ini dan ridha dengan segala rencanaNya. Saya sadar saya belum sampai di level itu. Dan belum sanggup berada di level itu.

Maafkan, Allah, maafkanlah saya yang lemah hatinya ini :"(